Kalender Kegiatan - Details
| when: |
01.04.2010 - 05.04.2010 | 12.00 h - 22.00 h |
|
| Event title |
Pasar Malam Indonesia 2010 |
| Where: |
Malieveld - Den Haag |
| Category: |
Festival |
| |
|
A. Latar Belakang - Dalam upaya meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di Belanda, KBRI Den Haag akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan promosi terpadu, diantaranya melalui penyelenggaraan Pasar Malam Indonesia (PMI) yang akan digelar pada awal musim semi tanggal 1 – 5 April 2010 di Den Haag.
- Gagasan mengadakan PMI ini adalah untuk menggarap pasar Belanda yang sangat potensil sekaligus mewujudkan wadah yang efektif dan terpadu bagi promosi Indonesia khususnya di bidang Pariwisata, Bisnis, Investasi (TTI).
- Sebagai informasi, sekitar 1,6 juta warga Belanda mempunyai ikatan emosi atau darah dengan Indonesia. Belanda juga menduduki posisi ke-7 sebagai investor terbesar Indonesia dengan total investasi sebesar USD 5.12 milyar untuk periode 1990 – April 2009.
- Di bidang pariwisata, jumlah wisatawan Belanda yang berkunjung ke Indonesia setiap tahun cenderung meningkat dan untuk tahun 2008 meningkat menjadi 130.933 orang (meningkat sekitar 21%) untuk masa tinggal rata-rata lebih dari 3 Minggu. Oleh karena itu, Belanda sangat strategis dijadikan pintu gerbang Indonesia ke pasar Eropa.
- Penyelenggaraan PMI ini merupakan yang pertama kali dilakukan, dengan didukung oleh Pemerintah Kota Den Haag (Gemeente Den Haag). Tempat penyelenggaraan PMI dilakukan di lapangan Malieveld yang terletak di jantung kota Den Haag dengan luas 20.000 M2. Ditempat ini juga dilakukan setiap tahun kegiatan-kegiatan besar seperti: Queen’s Day; Veteran’s day; Tong Tong Fair; dll yang sangat strategis dan sudah sangat dikenal oleh masyarakat Belanda.
B. Tujuan- Mempromosikan Indonesia khususnya di bidang Pariwisata, Bisnis, Investasi (TTI)
- Memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda Belanda
- Memperkuat dan mempertahankan hubungan kekerabatan terhadap masyarakat Belanda yang memiliki hubungan emosional dengan Indonesia
- Memperkenalkan kuliner khas Indonesia bagi masyarakat Belanda
C. Peserta - Kementrian Budaya dan Pariwisata Indonesia
- BKPM
- Pemda
- DLL
|
| |
| Tempat |
Malieveld |
| Homepage: |
No Homepage available |
|
| Street: |
Koningskade 1 |
| ZIP: |
2596 AA |
| City |
Den Haag |
| Country: |
Nl |
Lihat Peta Lokasi
|
| |
|
Het Malieveld is een grasveld in Den Haag, dat vooral bekend is als demonstratieplaats. De grootste massademonstratie, met 550.000 betogers, op 29 oktober 1983, was gericht tegen de plaatsing van nieuwe kernwapens in Nederland.
Oorspronkelijk was het Malieveld onderdeel van het Haagse Bos. Aan het begin van de Tachtigjarige Oorlog werd echter een deel van het Haagse Bos gekapt om een stadswal rond Den Haag te bouwen. Omdat de Spanjaarden Den Haag bezetten, werd het hout gebruikt door de Spanjaarden in hun verdediging tegen de opstandelingen.
Doordat het die jaren flink regende, spoelde de vruchtbare grond weg en is het bos op de plaats van het Malieveld nooit meer teruggekomen. In 1594 werd daarom besloten het Malieveld (dat nog uit duinen bestond) verder af te graven. Hierdoor ontstond de grasvlakte, die tot op de dag van vandaag bestaat.
Vanaf 1606 werd het grasveld gebruikt om het spel Malie (of Palmalie) te spelen. Dit spel, een voorloper van golf en croquet, was populair onder de Engelse en Franse Adel. Het Malieveld dankt zijn naam aan dit spel.
Rond 1705 werd het Malieveld flink ingekort door de uitbreiding van Den Haag. De Prinsessegracht werd verlengd en werd de nieuwe grens van het Malieveld.
Tegenwoordig doet het Malieveld dienst als plaats voor demonstraties, militaire parades (een traditie van ongeveer 400 jaar), kermissen, festivals en de Pasar Malam Besar, die vanaf 2009 Tong Tong Fair heet. |
| |
|
Kegiatan Lainnya
Maaf, tidak ada acara kegiatan yang dapat kami tampilkan
|
|