|
Pada tanggal 24-26 Maret 2008, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo beserta delegasi telah berkunjung ke Belanda khususnya Rotterdam dalam upaya meningkatkan kerjasama sister city Jakarta-Rotterdam yang telah terjalin sejak tahun 1983. Kerjasama meliputi Management Information dan Solid Waste and Garbage Disposal, Transportation of Goods,/Distribution Center, Transportation Planning and Management, dan program Sunda Kelapa Revitalization and Jakarta Kota Development. Pada kunjungannya ke Rotterdam, Gubernur diterima secara pribadi dalam acara informal luncheon oleh Walikota Rotterdam pada tanggal 25 Maret 2008. Kunjungan juga dimaksudkan untuk mempelajari dan meninjau simulasi sistem pengendalian dan penanggulangan banjir Belanda. Kunjungan Gubernur DKI Jakarta telah berjalan baik dan lancar dengan fasilitasi dari KBRI Den Haag dan pemerintah kota Rotterdam. Kunjungan memiliki arti penting selain untuk menjaga hubungan dan kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini juga untuk menggali kemungkinan kerjasama konkrit dalam menanggulangi banjir di Jakarta yang sudah menjadi masalah serius. Isu penanggulangan banjir Jakarta juga dibahas oleh Delegasi Indonesia dari Kementerian Pekerjaan Umum, Lingkungan Hidup, Pemda DKI Jakrta dengan Bank Dunia, Ministry of Transport, Public Works and Water Management, Netherlands Water Partnership, Netherlands Commission for Environmental Assessment, dan sejumlah pengusaha Belanda pada tanggal 26 Maret 2008 di Utrecht. Pembahasan difokuskan pada proyek Jakarta Urgent Flood Mitigation Project. Feasibility study proyek tersebut telah dilakukan selama satu tahun dan selesai pada bulan Desember 2007. Feasibility study dilakukan dalam kerangka MoU antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda di bidang kerjasama air. Mr. Hongjoo Hahm, Lead Infrastructure Specialist World Bank di Indonesia, antara lain menyampaikan perkiraan biaya Jakarta Urgent Flood Mitigation Project senilai USD 157.80 juta, sekitar 90% nilai proyek akan dibiayai dari pinjaman lunak World Bank. Pelaksanaan proyek akan dimulai pada bulan Januari 2009 dan tahap persiapan pada tahun 2008.
|