|
PROMOSI TTI DI PASAR TONG-TONG BELANDA UNTUNGKAN PESERTA |
|
|
|
|
Selasa, 03 Juni 2008 |
|
Kegiatan promosi trade, tourism and investment (TTI) melalui pendirian Paviliun Indonesia di Pasar Malam Tong-Tong per 21 Mei 2008 telah berakhir pada tanggal 1 Juni 2008. Kegiatan tersebut telah mendatangkan transaksi sebesar Euro 514.578,00 (atau senilai Rupiah 7.204.092.000) yang terdiri dari penjualan order senilai Euro 428.993,00 dan retail Euro Euro 85.585,78, dan secara cost and benefit, sangat menguntungkan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika hampir semua peserta pameran termasuk Kepala BKPM, M. Lutfi menyatakan minatnya untuk berpartisipasi kembali pada kegiatan Paviliun Indonesia di Tong-Tong tahun 2009.  “Indonesian Paviliun” yang dikoordinir oleh KBRI Den Haag bekerjasama dengan PT. Syabata Cemerlang dimaksudkan untuk promosi perdagangan, pariwisata dan investasi (TTI) secara terpadu untuk menampilkan keanekaragaman potensi pariwisata, perdagangan, investasi dan berbagai seni budaya Indonesia termasuk dari berbagai propinsi di Indonesia. Berbagai instansi yang berpartisipasi dalam “Indonesian Paviliun” tersebut meliputi, BPEN, BKPM, Kementerian Negara Kebudayaan dan Pariwisata, Propinsi Jawa Barat dan Propinsi Kepulauan Riau serta sekitar 80 pengusaha dari Indonesia yang dikoordinir langsung oleh Yayasan Tong-Tong dan dimonitor oleh KBRI Den Haag. Indonesia juga menampilkan sejumlah misi-misi kesenian pada panggung pertunjukan Tong-Tong seperti misi kesenian ISI (5 kali tampil), Jawa Barat (3 kali tampil), DKI Jakarta, Kepulauan Riau (2 kali tampil), keroncong Tugu. Acara promosi Perdagangan, Pariwisata dan Investasi juga dilaksanakan di luar event Pasar Malam Tong-Tong antara lain: - Business Forum di Hotel Le Meridien Des Indes, Den Haag dengan Kepala BKPM tanggal 29 Mei 2008.
- Business Luncheon dengan Gubernur Kepulauan Riau dan Ketua Otorita Batam di Carlton Ambassador, Den Haag tanggal 23 Mei 2008.
- Pertemuan dengan kalangan tour operators berupa Tabletop di KBRI Den Haag tanggal 23 Mei 2008.
- Pagelaran seni budaya di Museon, Den Haag tanggal 24 Mei 2008.
 Paviliun Indonesia di Pasar Malam Tong-Tong 2008 telah mendapatkan tempat yang khusus di Belanda. Jumlah pengunjung yang “membludak” dan kunjungan Ratu Beatrix ke Paviliun tersebut yang diterima oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda dan diliput oleh media massa baik elektronik maupun non elektronik telah menunjukkan bahwa acara tersebut sangat efektif untuk kegiatan promosi perdagangan, pariwisata dan investasi.  Berkat team work yang memadai, komitmen yang sangat kuat dari Pimpinan dan berbagai pihak terkait, rangkaian acara mulai dari persiapan (pendekatan dan mobilisasi peserta, pengorganisasian, handling barang dan dokumen yang diperlukan, penyiapan materi-materi substansi, dsb) sampai pada pelaksanaan partisipasi Indonesian Pavilliun telah berjalan baik dan lancar.
|