|
“Memperingati 90 Tahun Dibentuknya PPI Belanda Dengan Membangun Semangat Kebersamaan Para Pelajar Indonesia di Eropa Dalam Bidang Olahraga dan Seni.” Inilah tema acara Temu Eropa 2012 yang digelar PPI Belanda, bekerjasama dengan KBRI Den Haag. Tema ini dimaksudkan sebagai ajakan kepada semua pelajar Indonesia di Eropa untuk bersama-sama memperingati hari jadi PPI Belanda ke-90. Temu Eropa 2012 merupakan kegiatan kedua setelah kegiatan pertama yang diadakan tahun lalu di Eindhoven.  Selain memperingati hari jadi PPI Belanda, pelaksanaan Temu Eropa 2012 juga bertujuan untuk mempererat jalinan persahabatan dan tali silaturahmi antar-pelajar Indonesia di Eropa. Digelar di Topsportcentrum, Rotterdam pada 5-6 Mei 2012, Temu Eropa merupakan acara olahraga, seni dan film dalam bentuk kompetisi dan non-kompetisi. Empat cabang olahraga dipertandingkan pada kegiatan ini, yakni: tenis meja (tunggal dan ganda), futsal, bola basket (putra dan putri), dan Capsa. Sementara itu, acara seni terbagi dalam dua kategori: kompetisi dan non-kompetisi. Ada tiga macam kompetisi, yaitu kompetisi akustik lagu Indonesia, kompetisi budaya tradisional (lagu daerah, tari daerah, kombinasi lagu dan tari daerah) dan I-Pop. Seni non-kompetisi merupakan sumbangan penampilan dari negara-negara peserta.
Untuk kompetisi film, panitia mengusung tema “Kecintaan Kepada Negara Indonesia”. Karya peserta yang dikompetisikan berdurasi antara 10 – 20 menit dan harus sesuai tema. Temu Eropa diikuti wakil-wakil PPI dari berbagai negara di Eropa – Jerman, Perancis, Italia, Portugal, Belgia dan Belanda-- serta KBRI Den Haag. Secara keseluruhan, kegiatan Temu Eropa 2012 dihadiri oleh sekitar 300 mahasiswa anggota PPI dari berbagai negara diatas.
Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Retno L. P. Marsudi, membuka acara Temu Eropa 2012. Dalam sambutannya, Duta Besar mengungkapkan rasa bangganya terhadap para mahasiswa Indonesia di Eropa dan PPI Belanda yang selama ini menjadi mitra kerja KBRI yang solid. Duta Besar Retno Marsudi juga berharap, ilmu yang diperoleh para mahasiswa lewat kesempatan belajar di luar negeri ini kelak bisa menjadi sumbangan berharga bagi pembangunan Indonesia.
Temu Eropa 2012 ditutup oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Ramon Mohandas, Ph.D. pada hari Minggu tanggal 6 Mei 2012.
|