Pemerintah Kembangkan 16 Ribu Hektare Lahan Kawasan Industri PDF Cetak E-mail
Jumat, 27 Juli 2012
Pemerintah akan menyediakan lahan seluas 16 ribu hektare untuk dijadikan kawasan industri baru dalam rangka meningkatkan pertumbuhan sektor manufaktur.

"Saat ini sudah 25 ribu hektare lahan sudah tersedia, namun yang sudah siap dikembangkan mencapai 16 ribu hektare," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, usai mengikuti sidang kabinet terbatas di Kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (27/7).

Menurut Hidayat, lahan tersebut akan dibangun infrastruktur berupa akses jalan, akses ke pelabuhan, pergudangan, hingga dry port sehingga dapat menarik minat investor.

"Saya segera berkoordinadi dengan Menteri Keuangan dan menteri lainnya agar pembangunan infrastruktur kawasan tersebut dapat dipercepat pembangunannya," ujarnya.

Meski demikian Hidayat belum merinci lebih lanjut lokas lahan yang akan bangun tersebut.

Ia hanya menjelaskan, berdasarkan data perusahaan perhimpunan kawasan industri, permintaan kawasan industri khususnya di Pulau Jawa sangat tinggi.

Bahkan di Jawa Barat terdapat kawasan industri yang tingkat okupansinya mendekati 100 persen.

Untuk tahap awal diutarakan Hidayat, pembangunan kawasan baru tersebut lebih dititikberatkan pada kegiatan kebutuhan produksi, namun harus segara diikuti penyediaan fasilitas distribusi.

Daerah kawasan industri yang memiliki akses langsung ke pelabuhan akan memiliki nilai tambah yang sangat tinggi, bahkan menjadi incaran para perusahaan manufaktur.

"Percepatan pembangunan kawasan industri merupakan salah satu target yang ditetapkan pemerintah di sektor industri," katanya.

Sidang kabinet terbatas yang dihadiri sejumlah menteri ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini membahas rencana aksi dan program kerja pada tiga sektor yaitu industri, perdagangan dan investasi.
 
Media Indonesia
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag