RS Anshari Saleh Kalsel Dikembangkan Jadi Pusat Penyakit Saraf PDF Cetak E-mail
Senin, 06 Agustus 2012
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan Rumah Sakit Anshari Saleh Banjarmasin sebagai pusat pengobatan penyakit saraf atau neorologi dan penyakit tropik lainnya.

Direktur Rumah Sakit Anshari Saleh Luthfy Mahatma di Banjarmasin, Senin (6/8) mengatakan, pemprov Kalsel telah membagi pusat pengembangan kesehatan masyarakat melalui tiga zona pada tiga rumah sakit yang ada di daerah itu.

Zona tersebut yaitu RS Ulin Banjarmasin yang merupakan RS terbesar di Kalsel, bakal menjadi pusat pengembangan pendidikan berbagai macam penyakit spesialis.

Kemudian Anshari Saleh yang merupakan bekas rumah sakit jiwa akan dikembangkan menjadi pusat penyembuhan penyakit saraf dan tropik lainnya.

Untuk mengembangkan rumah sakit yang memiliki lahan tidak kurang dari 10 hektare tersebut, dimulai dari pembangunan unit gawat darurat dengan fasilitas lengkap yang menelan dana sekitar Rp45 miliar.

Selain neorologi, Anshari Saleh juga menjadi pusat penanganan penyakit infeksi dan penyakit tropik lainnya.

Adapun RSt Sambang Lihum, bakal menjadi pusat pengobatan rumah sakit jiwa dan pengobatan bagi pecandu narkoba untuk wilayah Kalimantan.

Ketiga rumah sakit tersebut, tambah Luthfi, kendati letaknya terpisah akan tetap menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi dan  terintegrasi serta menjadi rujukan dari berbagai penyakit sesuai dengan spesialisasinya.

"Inilah konsep pelayanan rumah sakit yang betul, karena ketiganya akan berjalan sesuai pembagian zona atau wilayahnya," katanya.
 
Media Indonesia
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag