Polda kerahkan tiga helikopter atur arus mudik PDF Cetak E-mail
Selasa, 07 Agustus 2012
Polda Jawa Barat (Jabar) akan mengerahkan tiga unit helikopter untuk mendukung pengamanan arus mudik/balik Lebaran 2012 baik di jalur tengah, Pantura, maupun selatan Jabar.

"Rencananya pengamanan mengerahkan tiga helikopter, kami sudah mengajukan peminjaman dua unit helikopter ke Mabes Polri untuk operasi pengamanan jalur mudik/balik Lebaran 2012," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, di Bandung, Selasa.

Ketiga pesawat baling-baling itu rencananya akan ditempatkan satu di Polda Jabar, serta dua lainnya ditempatkan di jalur Pantura dan jalur selatan Jabar.

Menurut Martinus, jalur mudik/balik Lebaran di Jawa Barat biasanya terjadi kepadatan luar biada dan kemacetan panjang sehingga pengaturan perlu melibatkan pesawat helikopter untuk memantau jalur-jalur alternatif guna mengurai kepadatan arus lalu lintas.

"Saat ini Polda Jabar hanya satu helikopter, biasanya ada heli bantuan dari Mabes Polri. Salah satunya ditempatkan di Posko Utama Polda Jabar di Cikopo," katanya.

Lebih lanjut, juru bicara Polda Jabar itu menyebutkan, untuk mensukseskan Operasi Ketupat Lodaya 2012, akan mengerahkan sebanyak 20.300 personil yang menempatkan sebanyak 1.727 Pos Pengamanan Lebaran yang tersebar di tiga jalur mudik/balik Lebaran di Jawa Barat.

Jalur Pantura Jomin - Ciasem- Pamanukan- Lohbener - Jatibarang - Palimanan - Cirebon sepanjang 166 kilometer, Polda Jabar akan menempatkan 37 pos Pengamanan, jalur Tengah Sadang - Subang - Kalijati - Subang - Cikamurang - Cijelag - Kadipaten - Palimanan sepanjang 127 kilometer ditempatkan 28 Pos Pam.

Penempatan 21 Pos Pam lainnya digelar di jalur selatan Jabar yakni Cileunyi - Nagreg - Malangbong - Ciawi - Cikoneng - Tasikmalaya sepanjang 95 kilometer.

"Penempatan pos lainnya di jalur Sukabumi - Cianjur dan Bogor yang juga rawan macet. Jalur alternatif juga mendapat pengamanan Pos Pam termasuk patroli mobile ," katanya.

Selain itu, Polda Jabar juga membangun Pos Komunikasi yang dilengkapi dengan perangkat komunikasi yang handal di sejumlah titik. Hal itu untuk memudahkan komunikasi pada saat terjadi kepadatan luar biasa dan masalah lainnya di jalur itu.

Pengerahan personil juga didukung oleh TNI, Dishub, Satpol PP, Ormas, Pramuka, PMI yang jumlahnya mencapai 8.200-an personil.
 
Antara News
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag