|
DUBES RI JE HABIBIE DINOBATKAN SEBAGAI AMBASSADOR OF THE YEAR 2008 |
|
|
|
|
Rabu, 19 November 2008 |
|
Den Haag, 18 Nopember 2008 , Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Bapak JE Habibie telah terpilih  sebagai Ambassador of the Year 2008 di Belanda. Penobatan ini diberikan oleh sebuah lembaga independen prestisius Haagsche Ambassadeurs van Smaak yang bermarkas di Den Haag. Penganugrahan yang dilakukan pada tanggal 17 Nopember 2008 tersebut dilakukan oleh Mantan Menlu Belanda Dr. Ben Bot yang dihadiri juga oleh para Duta Besar, pejabat tinggi Pemerintah, tokoh masyarakat dan kalangan pengusaha terkemuka Belanda. Haagsche Ambassadeurs van Smaak didirikan pada tahun 2001 yang beranggotakan para mantan pejabat tinggi, diplomat dan para pengusaha terkemuka Belanda dengan tujuan untuk mendorong peningkatan kerjasama dan hubungan baik Belanda dengan Negara-negara sahabat di dunia. Dubes Habibie terpilih dari 140 (Seratus empat puluh) Duta Besar yang diakreditasikan untuk negara Belanda.  Penghargaan ini diberikan setelah pihak Panitia melakukan penilaian / pemantauan secara dekat terhadap performance para Duta Besar berdasarkan beberapa kriteria yang ditetapkan khususnya partisipasi aktif dan kontribusi yang signifikan yang disumbangkan dalam peningkatan hubungan bilateral kedua Negara. Selain itu para calon juga harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang dalam tentang Belanda. Setelah melakukan seleksi yang cukup ketat, pihak penyelenggara memutuskan bahwa Dubes Habibie tidak saja memenuhi kriteria yang ditetapkan, tetapi juga dianggap paling layak menerima penghargaan tersebut karena prestasi dan keberhasilan yang dicapai selama tahun 2008, diantaranya: berhasil dalam meningkatkan hubungan bilateral Indonesia – Belanda yang ditandai dengan hadirnya Perdana Menteri Belanda pada resepsi HUT Kemerdekaan RI 2008; Kemajuan yang dicapai dalam kerjasama di segala bidang: politik, ekonomi dan sosial-budaya / pariwisata; dan tingginya frekuensi saling kunjung diantara para pejabat / pengusaha di kedua Negara. Selain itu dalam kasus film Fitna karya Geert Wilders yang menghujat Islam, Dubes Habibie juga dinilai berperan cukup besar melakukan lobby kepada Negara-negara Islam, sehingga kemarahan umat Islam di Belanda pada akhirnya dapat dicegah.
|