Dalam upaya mewujudkan pengelolaan keuangan Negara yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, pada tanggal 3 – 5 Desember 2008

telah diselenggarakan “Sosialisasi Terpadu Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Negara” bertempat di KBRI Den Haag – Belanda. Sosialisasi terpadu ini merupakan kerjasama antara Deplu, Depkeu dan BPK yang diikuti 28 orang peserta dari 13 perwakilan Indonesia di Negara-negara Eropa. Hadir sebagai nara sumber, diantaranya Sekjen BPK bapak Dharma Bakti beserta staf; Departemen Keuangan; dan Biro Keuangan Deplu.

Sosialisasi dibuka oleh Dubes RI Den Haag Bapak JE Habibie. Dalam sambutan singkatnya Dubes RI Den Haag pada intinya menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan sosialisasi sebagai upaya Pemerintah untuk mewujudkan “Good Governance” dan menjadikan pejabat publik yang semakin profesional dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan negara termasuk di Perwakilan RI di luar negeri. Masyarakat Indonesia dewasa ini sudah semakin

cerdas dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengawasan keuangan negara juga semakin tinggi. Untuk itu diingatkan agar setiap pengelolaan keuangan dituntut untuk bekerja sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Ruang untuk melakukan kesalahan sudah sangat kecil, kalau tidak bisa dikatakan “zero”. Oleh karena itu, setiap pertanggungjawaban keuangan harus siap diudit oleh pihak yang berkompeten. Saat ini sudah tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang terindikasi mengandung unsur KKN.
Selain itu, Dubes RI Den Haag juga berharap dengan terlaksananya sosialisasi di atas tidak hanya akan meningkatkan profesionalisme pengelola keuangan, tetapi juga akan mempercepat pencapaian misi Perwakilan RI di luar negeri.