Sambutan Jamuan Makan Siang dengan PM Republik Suriah PDF Cetak E-mail
Rabu, 14 Januari 2009
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
JAMUAN MAKAN SIANG DENGAN PERDANA MENTERI
REPUBLIK ARAB SURIAH
ISTANA NEGARA, 12 JANUARI 2009



Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang Mulia Muhammad Naji Otri, Perdana Menteri Republik Arab Suriah beserta delegasi,

Hadirin yang saya muliakan,
Di hari yang sangat membahagiakan ini, marilah kita bersama-sama, sekali lagi memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berjumpa dan ber-silaturrahim dengan Yang Mulia Muhammad Naji Otri, Perdana Menteri Republik Arab Suriah beserta delegasi dalam suasana penuh keakraban, persahabatan dan persaudaraan.

Perkenankanlah saya, atas nama pribadi dan rakyat Indonesia untuk sekali lagi mengucapkan selamat datang kepada Yang Mulia beserta delegasi ke Indonesia. Semoga kehadiran Yang Mulia akan semakin meningkatkan kedekatan dan keakraban hubungan yang telah terjalin selama ini di antara kedua negara.

Sebagaimana kita ketahui bersama, hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dengan Republik Arab Suriah telah terjalin lebih dari 60 tahun yang lalu. Hubungan itu, syukur alhamdulillah semakin hari semakin akrab dan hangat.

Yang Mulia atau Bapak Perdana Menteri,
Hadirin yang saya muliakan,
Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Republik Arab Suriah telah menorehkan catatan sejarah yang tidak mungkin kami lupakan. Di hari yang cerah, di musim panas pada tanggal 2 Juli 1947, saudara-saudara kami dari Suriah dengan penuh persaudaraan mengulurkan tangan dan mengakui kemerdekaan kami bangsa Indonesia yang baru diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Sejak itu kedua negara kita menjalin hubungan yang semakin erat. Kita telah menyepakati memorandum sehari kemudian mengenai konsultasi bilateral sejak tahun 2007. Di waktu yang lalu, kita juga telah menandatangani 2 kesepakatan di bidang ekonomi, yaitu Agreement on Economic Scientific and Technical Cooperation dan Memorandum of Understanding on Establishment and Back of a Joint Commission for the Economic, Scientific Technical and Cultural Cooperation.

Hubungan perdagangan antara Indonesia dengan Suriah juga terus menunjukkan peningkatan. Transaksi dan kunjungan dagang para importir dan pengusaha Suriah ke Indonesia terus meningkat. Hal ini merupakan dampak positif dari kebijakan ekonomi pasar terbuka, serta orientasi dan arah baru kebijakan ekonomi Suriah ke negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

Kita bersyukur melalui berbagai kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua negara kita, hubungan bilateral di bidang politik, ekonomi, perdagangan, teknik dan kebudayaan semakin meningkat. Hubungan yang baik dan semakin kokoh di antara kedua negara kita, selain dibangun atas kesamaan kepentingan yang saling menguntungkan, juga kesamaan pandangan dalam berbagai masalah regional, internasional, serta kerjasama dan hubungan di berbagai forum internasional. Kedua negara kita bergabung bersama-sama dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Gerakan Nonblok dan Organisasi Konferensi Islam.

Yang Mulia Perdana Menteri,
Hadirin yang saya muliakan,
Dalam membangun tatanan dunia yang aman dan damai, kedua negara kita senantiasa berjuang untuk memajukan cita-cita kita bersama, cita-cita untuk membangun tatanan dunia yang berada di bawah prinsip-prinsip kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Indonesia bangga atas pencapaian pembangunan di berbagai bidang yang terlaksana di Suriah, yang saya yakin akan terus berkembang maju. Rakyat Suriah telah menunjukan keteguhan sikap dan keinginan untuk hidup tenteram, aman, dan damai.

Yang Mulia,
Pertemuan bilateral tadi pagi berjalan sangat konstruktif dan penuh keakraban. Kita telah membicarakan beberapa hal penting, antara lain peningkatan hubungan bilateral kedua negara, tindak lanjut dari pembentukan komisi bersama Indonesia-Suriah yang telah dibentuk sejak tahun 2007, peningkatan perdagangan antara kedua negara, serta rancangan memorandum of understanding di bidang migrant workers yang nanti akan dibahas pada komisi bersama kita.

Disamping itu, tentu kita juga membahas permasalahan yang sedang menjadi perhatian kita semua pada saat ini, yaitu tentang situasi Timur Tengah, khususnya permasalahan konflik Palestina-Israel, krisis di Gaza, serta upaya penyelesaiannya. Dalam mensikapi konflik Palestina dan Israel ini, kedua negara memiliki sikap yang sama. Kita sama-sama mendukung perjuangan rakyat Palestina, sebaliknya kita juga sama-sama mengutuk serangan Israel terhadap Palestina yang berlangsung akhir-akhir ini. Saya telah menjelaskan kepada Yang Mulia, upaya gigih Indonesia di forum internasional, agar serangan militer Israel segera diakhiri, serta bantuan kemanusiaan yang kami berikan kepada saudara-saudara kita di Palestina.

Yang Mulia,
Dilandasi oleh berbagai kesamaan pandangan, sikap dan keinginan untuk lebih meningkatkan kerjasama kedua negara kita, seperti tergambar dalam pertemuan yang penuh semangat kebersamaan, persahabatan dan persaudaraan pagi hari ini, saya berkeyakinan hubungan antara kedua negara akan terus tumbuh ke arah kemajuan, sebagaimana menjadi keinginan kita bersama.

Akhirnya semoga Allah SWT mengekalkan persahabatan bangsa Suriah dan Indonesia, serta memberikan kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi kedua bangsa dan negara. Kami turut berdoa, semoga Allah SWT memberikan hidayah, pertolongan dan perlindungan kepada Yang Mulia, agar senantiasa berhasil dalam menjalankan amanah memimpin Republik Arab Suriah.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


*****



Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag