RATUSAN PENDEKAR PENCAK SILAT UNJUK KEKUATAN PADA FESTIVAL PENCAK SILAT 2009 DI BELANDA PDF Cetak E-mail
Selasa, 07 April 2009
Image 
Ratusan pendekar dari 15 perguruan dan aliran Pencak Silat (PS) di Belanda unjuk kekuatan dan kemampuan dalam ps2009Festival Pencak Silat Indonesia 2009 yang berlangsung tanggal 4 April 2009, di Poeldijk, Belanda. Para pengunjung yang memenuhi gedung festival berkapasitas 500 orang tersebut tampak terkesima melihat berbagai jurus dan kembangan yang dikeluarkan oleh para pesilat, serta tidak beranjak dari festival ini hingga akhir acara yang berlangsung hampir 7 jam tersebut. 
 
Festival yang digelar atas kerjasama KBRI Den Haag dengan Stichting Asli, sebuah yayasan yang beranggotakan tokoh-tokoh PS Belanda,  antara lain bertujuan untuk mempromosikan seni bela diri PS sebagai salah satu  warisan budaya bangsa yang berkembang di manca negara. Sebagai penyelenggara utama, KBRI Den Haag  menyediakan  sebuahps 2009 trophy bergilir yang dapat diperebutkan di tahun-tahun mendatang.
 
Festival yang mendemonstrasikan jurus-jurus pencak silat ini (bukan bersifat pertarungan) dibagi dalam tiga kategori, yaitu: Solo (dengan atau tanpa senjata); Duo/Trio (dengan atau tanpa senjata); dan Group (dengan atau tanpa senjata). Keluar sebagai juara umum adalah perguruan Pencak Silat ”Mande Muda Mawar Suci” dari kota Apeldorn.

Festival ini dibuka secara resmi oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Bapak JE Habibie dan dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari perwakilan beberapa negara sahabat, ps2009pejabat Pemerintah Belanda, Walikota Zouterwoude, dan Dubes Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Lexemburg, dan EU Bapak Nadjib Riphat Kesoema.
 
Dalam sambutannya, Dubes RI Den Haag pada intinya menyampaikan dukungan  atas pelaksanaan festival yang diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan dan dapat dimanfatkan sebagai ajang promosi sosial budaya Indonesia dengan memanfaatkan sekitar 1,6 juta  masyarakat Belanda yang memiliki hubungan darah dengan Indonesia. Selain itu Dubes Habibie juga mengajak   para atlit dan masyarakat pecinta PS agar lebih memahami filosofi yang terkandung didalam seni bela diri tersebut, diantaranya tentang ajaran moral, kedisiplinan, kesabaran, dan kejujuran yang   harus diimplementasikan oleh setiap pesilat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Pesilat adalah juga duta-duta Indonesia yang seyogyanya dapat turut mempromosikan  citra  positif Indonesia di luar negeri.

Festival Pencak Silat ini mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Belanda dan juga diliput oleh beberapa media masa lokal cetak dan elektronik .
 
Image
 
Image
 
Image
 
Image
 
Image 
 
Image
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag