• INDONESIA BERPARTISIPASI DI FLORIADE, 5 APRIL - 7 OKTOBER 2012
DR. N. HASSAN WIRAJUDA MELAKUKAN CERAMAH DAN DISKUSI ILMIAH DI BELANDA PDF Cetak E-mail
Selasa, 24 November 2009
Pada tanggal 18-23 November 2009, Bapak Dr. N. Hassan Wirajuda, mantan Menteri Luar Negeri RI, melakukan kunjungan ke Belanda atas undangan KITLV (Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies) Universitas  Leiden, Netherlands Institute for Multiparty Democracy (NIMD), dan Netherlands Institute of International Relations Clingendael, dalam rangka melakukan serangkaian kegiatan ilmiah seperti ceramah dan diskusi di ketiga lembaga pendidikan ternama tersebut. Selain itu, Bapak Wirajuda juga mengunjungi Universitas Maastricht/Graduate School of Governance guna menjajaki kemungkinan kerjasama di masa mendatang.

Berbagai kegiatan tersebut di atas merupakan bagian dari diplomasi publik yang dirancang Pemerintah  Indonesia dengan memanfaatkan pegalaman dan kepakaran Bapak Hassan Wirajuda, tidak hanya sebagai salah satu mantan Menlu terbaik, tetapi juga sebagai intelektual yang mempunyai pengetahuan dan jejaring kerja yang luas.
Tema umum yang diangkat dalam berbagai kegiatan diskusi ilmiah tersebut adalah masalah demokrasi, Islam dan  kebijakan luar negeri Indonesia. Beberapa isu yang mendapat perhatian di antaranya sebagai berikut:
  1. Pendirian Bali Democracy Forum (BDF) dan lembaga pelaksananya Institute for Peace and Democracy (IPD) pada tahun 2008, sebagai cermin keseriusan Indonesia dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi;
  2. Demokrasi sudah menjadi bagian dari sistem nilai di Indonesia sehingga perlu diproyeksikan dalam diplomasi dan kebijakan luar negeri. Hal itu telah ditunjukkan Indonesia di tingkat ASEAN dengan memperjuangkan agar demokrasi, penghormatan terhadap HAM serta good governance harus menjadi shared principles ASEAN. Saat ini prinsip-prinsip itu sudah termuat dalam ASEAN Charter.
  3. Pergulatan untuk memilih negara Islam atau negara sekuler telah diselesaikan oleh para founding fathers tahun 1945, saat penetapan Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai dasar negara. Saat ini Indonesia dianggap berhasil menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan selaras dengan ajaran agama Islam.

Ceramah dan diskusi yang digelar di berbagai lembaga pendidikan dimaksud mendapat tanggapan yang sangat baik dari para Guru Besar, mahasiswa, tokoh LSM, researchers, pejabat Pemerintah Belanda, serta para pakar demokrasi yang senantiasa memenuhi ruangan dan antusias mengikuti paparan yang disampaikan, serta berdialog dengan Bapak Hassan Wirajuda.
Selain kegiatan ilmiah, Bapak Hassan Wirajuda juga berkesempatan mengunjungi sejumlah perpustakaan dan museum, serta mengadakan pertemuan informal dengan mantan Menlu Belanda, Dr. Bernard Bot.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Other Press Release
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag