Dewa Ruci singgah ke Belanda untuk terakhir kalinya PDF Cetak E-mail
Kamis, 26 Agustus 2010
Image 
 
Sebagai bagian dari pelayaran selama 9 bulan dan persinggahan ke 25 negara, Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci yang merupakan Kapal Latih Kadet Akademi Angkatan Laut (AAL) RI telah bersandar di “Het Ij” Amsterdam pada tanggal 19 – 23 Agustus 2010 guna mengikuti event Sail Amsterdam ke 8 tahun 2010. Pelayaran Dewa Ruci ke Eropa ini ini merupakan yang terakhir kalinya mengingat usia yang sudah cukup tua dan menurut rencana akan digantikan dengan kapal latih yang lebih besar.

Sebelum KRI Dewa Ruci tiba di Amsterdam, kadet AAL telah melakukan berbagai kegiatan antara lain dewarucikeikutsertaan Kadet AAL dalam Upacara Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI  ke 65 (17 Agustus) dan Kuliah Umum di Sekolah Indonesia Nederland (SIN) serta Diskusi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Delft (tanggal 18 Agustus) yang membahas tentang Bela Negara, Wawasan Kebangsaan dan Profil Akademi Angkatan Laut.

Dalam event Sail Amsterdam dan diselenggarakan setiap 5 tahun sekali tersebut, Dewa Ruci merupakan salah satu dari 50 tall ship besar dari 14 negara yang berpartisipasi dan salah satu dari 5 negara yang mengirimkan Kapal dari Angkatan Lautnya (Indonesia, Polandia, Italia, Kesultanan Oman dan Swedia). Adapun Sail Amsterdam sudah tidak asing lagi bagi Dewa Ruci karena kapal ini juga berpartisipasi pada event serupa tahun 2005 yang lalu.

dewaruciSebagai bagian dari event Sail Amsterdam, seluruh kapal melakukan Sail In Parade dengan memasuki “Het Ij” dan menerima “formal salute” (19 Agustus). Dewa Ruci merupakan tall ship keenam yang memasuki Amsterdam dan mendapat sambutan yang paling meriah dari pengunjung karena menampilkan keunikan atraksi kadet - kadet yang berdiri di tiang-tiang kapal, permainan korps musik dan pertunjukan seni di atas kapal. Guna memberikan kesempatan kepada masyarakat dan turis untuk melihat kapal dari dekat, KRI Dewaruci menggelar open ship selama 3 hari (20 – 22 Agustus) yang dilakukan dari pagi hingga malam hari.

Guru – guru SIN ke KRI Dewaruci dan keluarga besar KBRI juga berkesempatan berkunjung ke Dewa Ruci secara langsung dan bertemu muka dengan para awak kapal serta para Kadet di atas kapal.

dewaruciSebagai puncak penampilan Dewa Ruci, pada Crew Parade di kota Amsterdam tanggal 20 Agustus yang lalu para awak dan Kadet AAL memperlihatkan kebolehan drum band dengan lagu Indonesia dan beberapa lagu terkenal lainnya serta kesenian Reog Ponorogo. Memanfaatkan momentum kehadiran Dewa Ruci di Belanda dan untuk promosi seni budaya Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas, KBRI didukung Pemerintah Kota (Gemeente) Den Haag menyelenggarakan acara parade drum band dan pertunjukan kesenian di pusat kota Den Haag pada tanggal 21 Agustus. Kegiatan parade baik di Amsterdam maupun Den Haag disaksikan dan disambut secara meriah oleh ratusan pengunjung.

dewaruciPada tanggal tanggal 22 Agustus diselenggarakan Cocktail Reception di atas kapal yang dihadiri oleh counterpart KBRI dari berbagai kalangan dan masyarakat Indonesia di Belanda. Acara cocktail dimaksud dihadiri oleh lebih dari 100 orang dan menampilkan berbagai pertunjukan kesenian dari Papua, Jawa Timur, Sumatera Barat, NAD Aceh, dan daerah lainnya.

Dalam acara Captains Dinner pada malam tanggal 20 Agustus,  Ketua Panitia Sail Amsterdam Vice Admiral (Ret) Buis (Mantan Komandan AL Belanda) memberikan penghargaan kepada KRI Dewa Ruci sebagai “the Most Favourite Ship of Sail Amsterdam 2010”

Menutup rangkaian partisipasi pada Sail Amsterdam, KRI Dewa Ruci melakukan sail out pada tanggal 23 Agustus meninggalkan Amsterdam menuju Bremerhaven, Jerman.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag