• INDONESIA BERPARTISIPASI DI FLORIADE, 5 APRIL - 7 OKTOBER 2012
Indonesian Cultural Evening di Leiden: Cerminan Hubungan Indonesia - Belanda yang Masih Erat PDF Cetak E-mail
Jumat, 12 November 2010
Sebagai bagian dari upaya promosi Indonesia di Belanda, KBRI bekerjasama dengan Leiden Ethnosystems and Development (LEAD) Programme pada Faculty of Science Universitas Leiden dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan “Indonesian Cultural Evening featuring Sundanese Dance and Music” pada tanggal 4 November yang lalu. Kegiatan promosi yang diselenggarakan di gedung Faculty of Science - Universitas Leiden tersebut, menampilkan permainan tari dan musik oleh 25 mahasiswa dari berbagai fakultas yang memiliki bakat seni musik dan tari tradisional dan tergabung dalam Unit Kesenian Unpad. Adapun kunjungan rombongan Unpad yang dipimpin oleh Direktur Kerjasama Unpad dimaksud merupakan bagian dari roadshow promosi seni budaya yang dilakukan ke beberapa negara di Eropa, antara lain Perancis, Belanda dan Hongaria.
Sebagai bagian dari rangkaian program di Belanda, Tim Kesenian Unpad juga telah melakukan pementasan di KBRI pada tanggal 2 November 2010. Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 150 orang yang terdiri atas staf KBRI, masyarakat Indonesia di Belanda dan sejumlah undangan.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Perwakilan RI di Den Haag - Umar Hadi menyampaikan bahwa walaupun Presiden menunda kunjungannya ke Belanda bulan Oktober yang lalu, namun pondasi hubungan Indonesia dan Belanda tetap kuat. Umar Hadi menjelaskan bahwa dasar hubungan yang kuat antara kedua negara tersebut didorong oleh perhatian dan dukungan yang sangat besar yang diberikan oleh berbagai kalangan baik masyarakat Indonesia, masyarakat Belanda maupun masyarakat Indo. Hubungan kemitraan Indonesia - Belanda ini ada karena ikatan historis kedua negara yang diarahkan untuk membangun masa depan yang lebih baik, tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat kedua negara tapi juga bangsa lainnya di dunia.

Sementara itu, pihak Universitas Leiden menyambut baik inisiatif penyelenggaraan acara tersebut dan berharap kerjasama ini dapat terus dikembangkan di masa yang akan datang. Hubungan baik dan kemitraan antara Universitas Leiden dan Unpad sebenarnya telah terbina sejak tahun 1987. Penyelenggaraan acara ini semakin menegaskan menguatnya hubungan Indonesia Belanda, khususnya di dunia akademik. Diharapkan kerjasama yang baik ini dapat berperan dalam upaya semakin mendorong hubungan baik dan persahabatan Indonesia dan Belanda.

Rangkaian tarian dan musik yang dipentaskan oleh Unpad tersebut memukau lebih dari 300 orang dari kalangan akademisi, mahasiswa, masyarakat Indonesia dan friends of Indonesia. Pementasan angklung dan tarian interaktif yang melibatkan penonton secara aktif merupakan puncak acara yang disambut secara meriah oleh para undangan.

Sebagai ungkapan keprihatinan KBRI terhadap berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk menggalang dukungan terhadap upaya-upaya disaster relief yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Umar Hadi menegaskan bahwa Belanda merupakan salah satu dari negara-negara yang segera memberikan perhatian dan uluran tangan pada saat terjadi bencana di Indonesia.  Untuk itu, Kedutaan Besar RI mewakili Pemerintah menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak di Belanda.

Dalam kesempatan ini, perwakilan sebagian elemen masyarakat Indonesia di Belanda dan beberapa yayasan yang memiliki hubungan yang erat dengan Indonesia menyampaikan sumbangan dana untuk bencana yang menimpa masyarakat di Mentawai dan Yogyakarta/Jawa Tengah. Dari acara ini, sedikitnya telah dihimpun lebih dari 3.500 euro dukungan berbagai pihak kepada Indonesia.
 

 
 
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Other Press Release
Copyright © 2008 indonesia.nl
KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA
Tobias Asserlaan 8, 2517 KC Den Haag