Diaspora Belanda gelar seminar “Liveable Cities Update”

Komunitas Diaspora Belanda yang berkiprah di bidang perencanaan, konstruksi, pelestarian, serta pembangunan kota mengadakan sebuah seminar dengan tema “Liveable Cities Update: Diaspora Contribution in Urbanism, Heritage and intergrated Urban Water Planning for Indonesian Cities” pada hari Jumat, 11 Oktober 2019, pukul 18.30-21.30 di Aula Nusantara KBRI Den Haag.

Wakil Duta Besar RI, Fikry Cassidy turut hadir dan membuka acara tersebut secara resmi. Disampaikan bahwa KBRI Den Haag mendukung penuh kegiatan yang diadakan oleh Disapora di Belanda pada hari ini (11/10/2-19) dan apresiasi yang tinggi terhadap Diaspora Belanda yang telah aktif dalam menyelenggarakan berbagai seminar, dialog dan kegiatan lainnya. Diharapkan kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara komunitas Belanda dan Indonesia, serta dapat menambah dan membuka wawasan para peserta seminar mengenai perkembangan pembangunan dan perairan di Indonesia.

“Diaspora di Belanda khususnya taskforce untuk liveable cities merupakan salah satu yang paling aktif di Belanda dalam memberikan kontibusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Kami ucapakan terima kasih atas berbagai usaha yang telah dilakukan dan tentunya telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Indonesia. Selamat berdiskusi, semoga pertemuan malam ini menghasilkan berbagai terobosan ke depan dalam meningkatkan berbagai program.”

Seminar “Liveable Cities Update: Diaspora Contribution in Urbanism, Heritage and Intergrated Urban Water Planning for Indonesian Cities” dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan akademisi dan mahasiswa Universitas di Belanda, serta para arsitektur dan pakar perencanaan pembangunan kota-kota Indonesia di Belanda. Acara dibagi menjadi tiga sesi di mana disetiap sesinya menampilkan pembicara yang ahli dibidangnya, dan ditutup dengan peluncuran buku “Architecture: Beyond Building” yang merupakan kumpulan arsitektur PWD selama 22 tahun berkarya di Indonesia.

Sesi pertama dibawakan oleh Putrikinasih R. Santoso, alumnus dari TU Delft yang merupakan urban designer dari PWD Architects Jakarta. Sdri. Putrikinasih bergabung dengan PWD pada tahun 2016 dan ikut aktif terlibat langsung dalam pembangunan MRT Jakarta. Sesi kedua diisi oleh Hasti Tarekat Dipowijoyo dari Heritage Hand-on yang merupakan Koordinator Senior dari Centre of International Cultural Heritage Activities dan aktif di berbagai proyek kolaborasi Indonesia-Belanda. Sesi ketiga menghadirkan Olaf Gerson yang merupakan Associate Director MLA+/ Cascading Semarang dan terlibat aktif dalam proyek antara Pemerintah Belanda dan Pemerintah Kota Semarang mengenai tata air.

KBRI Den Haag sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia akan terus memberikan dukungan kepada Diaspora Belanda dalam menjalankan dan mensosialisasikan berbagai program positif dalam rangka memberikan kontribusi konkrit untuk kemajuan bangsa dan meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Belanda. Sebelum seminar liveable cities, Diaspora baru-baru ini juga telah melakukan dialog kesehatan dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan RS serta Institusi Kesehatan Indonesia melalui fasilitasi KBRI Den Haag.

Share this article

Tobias Asserlaan 8,
2517 KC Den Haag, Belanda

 

 

www.indonesia.nl

kontak & pelayanan

Buka Kantor:
Senin - Jumat
09.00-13.00 dan 14.00-17.00

Paspor / Visa: 
09.00-12.00 (Pengajuan)
15.00-16.00 (Pengambilan) 

Kekonsuleran: 
09.00-12.00 (Pengajuan) 
09.00-12.00 (Pengambilan)


KBRI tutup pada hari libur nasional Indonesia dan Belanda

info hari libur 2019

Lokasi & Route